Langsung ke konten utama

SAAT NILAI DIPERTUAN

Inilah kemilau negeri yang dipertuankan. Disinilah mahakarya Tuhan disajikan. Secuil tanah yang jatuh dari surga, dengan segala berkah dan rahmat-Nya melimpah ruah.

Sajian yang membuat mata terpana, mulut terdiam dan hati takjub. Mahakarya yang membuat dunia berpusar ke arahnya, menjadikannya tanah impian setiap ihsan yang ada.

Namun, tak seindah itu negeri yang diidam ihsan. Saat nilai menjadi tuan penentu nasib, terciptalah darah pendidikan yang semu.

Akhlaq ditinggalkan, uang dan angka dipertuan. Tahta ambil segala tanpa pandang asal. Di negeri yang konon hiasan membentang sepanjangnya itu nestapa terlihat membentang.

Uang, uang dan uang. Itulah penggeraknya. Demokrasinya adalah omong kosong. Kejujuran adalah mimpi yang dibuat nyata. Dan ihsannya... Ihsannya hanya mengenal angka. Angka yang ditoreh pada selembar kertas.

Semua ditentukan angka. Untuk beranjak ke tingkat berikutnya, ditentukan oleh angka. Semua hanyalah angka pada selembar kertas yang menentukan nasib.

Saat angka itu mengantar pada pusara pemerintahan, maka lupakan rakyat jelata. Tidak tahulah mereka akan atap negeri, kecuali hanya serpihan debunya.

Saat angka itu mengantar pada pusara usaha, maka saling jatuhlah yang tercipta. Tidak ada rasa kesatuan, tidak ada rasa persatuan.

Semua berjalan keji di bawah samarnya rembulan. Karena angkalah yang dipertuan, bukan moral yang dihargakan.




Muhammad Daffa Abiyyu Rahman

2916100010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Sekarang?

Years ago, I seek it. Dulu, aku berjuang untuk bisa melewati batas teman, trying to be someone that you consider as dearest. Yes, that's back then. As I said, had it been years ago, I would have straight out say YES out of sheer dumbness, or tenacity, or both. Tabun. I used to be full of desire to get you to acknowledge me, then. Sungguh lucu sekali, I would circumvent and try to just get any chance to meet with you. Aku menginginkan lebih, dulu. But no, it has always been someone else. Someone else get to be your priority, your attention. Berharap lebih adalah kesalahanku, dan aku selalu menganggapnya demikian. Why chase over the skies you cannot reach? I almost burned the entire bridge, truly. Only one more step and I know the entire relationship will turn into nothing more than smoldering ashes in the seas of lost time. You know, had you not talk to me within the short time of me settling my almost 9-years long illusion, perhaps the bridge had been burned completely, as I had wi...

Tentang Mencari Ilmu (2021)

"Children are natural learners. It's a real achievement to put that particular ability out, or to stifle it. Curiosity is the engine of achievement." - Sir Ken Robinson "Tidak ada pencari ilmu yang tidak merasakan sakit. Bagi mereka, lebih baik itu daripada pahitnya kebodohan."

Quote Ilmu dan Peluang (2021)

 Saya menyesal tidak mempelajari ilmu kala ilmu itu aktif dibagikan. Setelah bertahun-tahun kemudian, saya menyadari ilmu itu diperlukan, dan sekarang saya kelimpungan mencari ilmu itu karena mereka yang membagikan ilmu telah pergi, dan yang masih memilikinya enggan atau tidak memiliki waktu untuk membagikannya. - Daffa