Langsung ke konten utama

Ilusi atau Nyata? Aku Terjebak Lagi

Terkadang, kebahagiaan bisa menjadi sangat sederhana. Mungkin aku meragukan apa benar apa yang aku lakukan bisa melukiskan senyum baginya. Jujur, semakin rasa itu dibiarkan membuncah, ilusi dan kenyataan semakin semu.

Itu menjengkelkan. Bagi orang yang sudah setahun lebih meletakkan diri dalam kondisi super-pesimistis untuk menjaga diri dari kekecewaan beruntun yang sudah dialami, sekarang tiba-tiba diberikan ilusi manis optimistis yang menjebak.

Bagaimanapun, aku juga tidak bisa menentukan arah dari angin perubahan. Aku akan ikuti dan lihat kemana ini akan membawaku. Memang, selalu ada baiknya untuk menciptakan contigency plan dalam situasi yang tidak bisa kita ekspektasi.

Hanya saja, sebagian besar adalah ketakutan yang semu, tetapi sangat nyata. Baru saja memulai, sudah ada banyak ilusi ketakutan di tengah optimisme yang terbangun. Semuanya semakin membingungkan dan melelahkan.

Ya, pada akhirnya, bahkan meski kita mencoba menggunakan logika untuk bisa menahan penafsiran hati. Pada akhirnya, antara kita tether between reality and illusion, atau kita fall apart inside the illusion.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Sekarang?

Years ago, I seek it. Dulu, aku berjuang untuk bisa melewati batas teman, trying to be someone that you consider as dearest. Yes, that's back then. As I said, had it been years ago, I would have straight out say YES out of sheer dumbness, or tenacity, or both. Tabun. I used to be full of desire to get you to acknowledge me, then. Sungguh lucu sekali, I would circumvent and try to just get any chance to meet with you. Aku menginginkan lebih, dulu. But no, it has always been someone else. Someone else get to be your priority, your attention. Berharap lebih adalah kesalahanku, dan aku selalu menganggapnya demikian. Why chase over the skies you cannot reach? I almost burned the entire bridge, truly. Only one more step and I know the entire relationship will turn into nothing more than smoldering ashes in the seas of lost time. You know, had you not talk to me within the short time of me settling my almost 9-years long illusion, perhaps the bridge had been burned completely, as I had wi...

Tentang Mencari Ilmu (2021)

"Children are natural learners. It's a real achievement to put that particular ability out, or to stifle it. Curiosity is the engine of achievement." - Sir Ken Robinson "Tidak ada pencari ilmu yang tidak merasakan sakit. Bagi mereka, lebih baik itu daripada pahitnya kebodohan."

Quote Ilmu dan Peluang (2021)

 Saya menyesal tidak mempelajari ilmu kala ilmu itu aktif dibagikan. Setelah bertahun-tahun kemudian, saya menyadari ilmu itu diperlukan, dan sekarang saya kelimpungan mencari ilmu itu karena mereka yang membagikan ilmu telah pergi, dan yang masih memilikinya enggan atau tidak memiliki waktu untuk membagikannya. - Daffa