Langsung ke konten utama

Ambar

Malam itu rasanya sakit
Layak duri menembus diri
Asa tanpa harapan
Angkasa terluka, nyeri sendi

Tangan besi memberi titah
Perintah suci tanpa perlawanan
Kaum papa menangis patah
Rasa, irama dan karsa marah

Sebuah kebebasan direnggut
Sebuah perintah direbut
Sebuah keinginan dicabut
Sebuah olahraga dipatut

Oh, kenapa?
Apa dosa pendahulu kami?
Atau dikata, apa kami puja dulu,
Balik pada oratorio kami?

Tak apa tak wasal
Tak apa titah lazim
Tapi, bebaskan belenggu
Bebaskan hak kami
Izinkan, bebasan kami

Puja kami,
Kami sang ambar
Ambar masa depan
Ambar kemajuan
Ambar kebangkitan...
Ambar...
Ambar budak...
Ambar...
Ambar mainan

Bebaskan kami,
Kembalikan kami, layak emas
Ambar berharga, ambar harapan
Salam, dari kami yang tak berdaya

Sebelumnya saya publikasikan di LINE dengan foto 'Olahraga' sebagai bagian dari #UKMPenalaranITS dan #RuangRasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Sekarang?

Years ago, I seek it. Dulu, aku berjuang untuk bisa melewati batas teman, trying to be someone that you consider as dearest. Yes, that's back then. As I said, had it been years ago, I would have straight out say YES out of sheer dumbness, or tenacity, or both. Tabun. I used to be full of desire to get you to acknowledge me, then. Sungguh lucu sekali, I would circumvent and try to just get any chance to meet with you. Aku menginginkan lebih, dulu. But no, it has always been someone else. Someone else get to be your priority, your attention. Berharap lebih adalah kesalahanku, dan aku selalu menganggapnya demikian. Why chase over the skies you cannot reach? I almost burned the entire bridge, truly. Only one more step and I know the entire relationship will turn into nothing more than smoldering ashes in the seas of lost time. You know, had you not talk to me within the short time of me settling my almost 9-years long illusion, perhaps the bridge had been burned completely, as I had wi...

Tentang Mencari Ilmu (2021)

"Children are natural learners. It's a real achievement to put that particular ability out, or to stifle it. Curiosity is the engine of achievement." - Sir Ken Robinson "Tidak ada pencari ilmu yang tidak merasakan sakit. Bagi mereka, lebih baik itu daripada pahitnya kebodohan."

Quote Ilmu dan Peluang (2021)

 Saya menyesal tidak mempelajari ilmu kala ilmu itu aktif dibagikan. Setelah bertahun-tahun kemudian, saya menyadari ilmu itu diperlukan, dan sekarang saya kelimpungan mencari ilmu itu karena mereka yang membagikan ilmu telah pergi, dan yang masih memilikinya enggan atau tidak memiliki waktu untuk membagikannya. - Daffa