Langsung ke konten utama

Mengemas Kritik

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Ini mungkin terdengar agak aneh. Iya, mengemas kritik. Mungkin hampir kita semua pernah melakukan hal yang bernama kritik, tetapi seringkali kita lupa bahwasanya kita perlu mengemas kritik kita.

"Karya ini sampah."
"Karya ini ga bermutu."
"Ini mah anak tk juga bisa."

Mungkin ini terdengar biasa saja bagi kita, tetapi kritik semacam ini justru membuat pendapat kita tidak bermutu dan cenderung diacuhkan. Selain itu, jika kita melakukan ini pada karya besar hasilnya adalah sebuah rentetan sumpah dari penggemar karya itu.

"Karya ini lumayan, tetapi kurang ..."
"Saya kurang menangkap nilai dari karya ini, karena ..."

Meskipun masih ada kesan menusuknya, tetapi saat kritik itu dibarengi saran yang bermanfaat untuk membangun karya itu ke depannya, kritik seperti ini lebih berpotensi untuk diperhatikan pemilik karya dan mendapat tanggapan lanjut. Siapa tahu bahwa kritik kita itu akan membuat nama kita tertancap dihalaman terima kasih pada 10 revisi berikutnya?

Kalau kritik kita sopan tapi tidak diperdulikan gimana mas? Ya sudah, ikhlaskan saja. Menerima atau tidak memang hak seorang pemilik karya, tetapi pemilik karya yang baik akan menerima kritikan dan saran yang dapat membangun karyanya.

Muhammad Daffa Abiyyu Rahman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Sekarang?

Years ago, I seek it. Dulu, aku berjuang untuk bisa melewati batas teman, trying to be someone that you consider as dearest. Yes, that's back then. As I said, had it been years ago, I would have straight out say YES out of sheer dumbness, or tenacity, or both. Tabun. I used to be full of desire to get you to acknowledge me, then. Sungguh lucu sekali, I would circumvent and try to just get any chance to meet with you. Aku menginginkan lebih, dulu. But no, it has always been someone else. Someone else get to be your priority, your attention. Berharap lebih adalah kesalahanku, dan aku selalu menganggapnya demikian. Why chase over the skies you cannot reach? I almost burned the entire bridge, truly. Only one more step and I know the entire relationship will turn into nothing more than smoldering ashes in the seas of lost time. You know, had you not talk to me within the short time of me settling my almost 9-years long illusion, perhaps the bridge had been burned completely, as I had wi...

Da Vinci Surgical System

Report Group Members Avian Lukman Setya Budi 2216100055 Satria Bhaskara Adinugraha 2216100081 Rafi Rasyid Putra 2216100106 Qaedi Aufar Saifuddin Bantasyam 2216100133 Witri Andini 2616100017 Muhammad Daffa Abiyyu Rahman 2916100010 Introduction As time passes by, the development of technology in the world grows. This growth includes all aspects, such as communication, transportation, health, and so on. In health field, the development of technology is mandatory to face sickness, especially the new, complex and far more complicated to handle than the predecessors. Practice of surgery to human body has been done a lot as of late and these practices are not easy, which means only those with the knowledge and the experience in surgery field are permitted to do surgeries. The operations that needs to be done become more complicated and dangerous because the body part that needs surgery are the vital ones such as ...

Tentang Mencari Ilmu (2021)

"Children are natural learners. It's a real achievement to put that particular ability out, or to stifle it. Curiosity is the engine of achievement." - Sir Ken Robinson "Tidak ada pencari ilmu yang tidak merasakan sakit. Bagi mereka, lebih baik itu daripada pahitnya kebodohan."